Metabolisme heme

Metabolisme Heme dan Globin

Pada penyakit ini dijumpai ekskresi porfobilinogen dan asam amino levulenat yang meningkat menyebabkan urine berwarna gelap. Hal ini menunjukkan kapasitas hati yang sangat besar dimana bila pemecahan heme meningkat, hati masih akan mampu meningkatkan konjugasi dan ekskresi bilirubin larut.

Katabolisme heme dari semua hemeprotein terjadi dalam fraksi mikrosom sel retikuloendotel oleh sistem enzym yang kompleks yaitu heme oksigenase yang merupakan enzym dari metabolisme heme besar sitokrom P Jadi dsenyawa — senyawa ini dapat menggeser bilirubin dari albumin dan menimbulkan dampak klinis yang signifikal.

Reaksi penentu kecepatan dalam sintesis heme di hati adalah reaksi yang di katalisis oleh ALAS 1 suatu enzim regulatorik. Biological thermodynamics Living organisms must obey the laws of thermodynamicswhich describe the transfer of heat and work.

Kelainan - Kelainan A. Dalam ml plasma hanya lebih kurang 25 mg bilirubin yang dapat diikat kuat pada albumin. Beberapa senyawa seperti antibiotika dan obat-obatan bersaing dengan bilirubin untuk mengadakan ikatan dengan albumin. Perubahan warna pada memar merupakan petunjuk reaksi degradasi ini.

Sebagai contoh misalnya heme yang merupakan porfirin besi dan klorofil, merupakan metabolisme heme magnesium. Sumbatan pada duktus hepatikus dan duktus koledokus akan menghalangi masuknya bilirubin keusus dan peninggian konsentrasinya pada hati menyebabkan refluks bilirubin larut ke vena hepatika dan pembuluh limfe.

Syndroma Rotor, terjadi karena adanya defek pada transport anion an organik termasuk bilirubin, dengan gambaran histologi hati normal, penyebab pastinya juga belum dapat diketahui.

Kesimpulan Heme adalah senyawa besi porfirin, dimana empat cincin pirol disatukan oleh jembatan metenil. Peninggian kadar bilirubin tak larut dalam darah tidak terdeteksi didalam urine sehingga disebut juga dengan ikterik acholuria. Porfiria variegata terjadi karena defisiensi partial protoporfirinogen oksidase, diturunkan secara otosomal dominan.

Metabolism

Aktivitas UDP-glukoronil transferase dapat diinduksi oleh sejumlah obat misalnya fenobarbital. Sumbatan pada duktus hepatikus dan duktus koledokus akan menghalangi masuknya bilirubin keusus dan peninggian konsentrasinya pada hati menyebabkan refluks bilirubin larut ke vena hepatika dan pembuluh limfe.

Sistem transport difasilitasi ini mempunyai kapasitas yang sangat besar tetapi penggambilan bilirubin akan tergantung pada kelancaran proses yang akan dilewati bilirubin berikutnya.

Akan tetapi lisisnya eritrosit secara massive misalnya pada kasus sickle cell anemia ataupun malaria akan menyebabkan produksi bilirubin lebih cepat dari kemampuan hati mengkonjugasinya sehingga akan terdapat peningkatan bilirubin tak larut didalam darah.

Heterotrophson the other hand, require a source of more complex substances, such as monosaccharides and amino acids, to produce these complex molecules.

Proses ini dikatalisis metabolisme heme enzim diglukoronil transferase dan menghasilkan bilirubin diglukoronida. Pada klorofil yang merupakan molekul penting pada tanaman yang menangkap energi matahari dan memberi warna hijau, molekul porfirin mengikat ion logam pusat magnesium Mg.

Konjugasi bilirubin dikatalisis oleh metabolisme heme glukuronosiltranferase yang spesifik. Terdapat peningkatan ekskresi koproporfirinogen dan menyebabkan urine berwarna merah. Dalam keadaan fisiologis, seluruh bilirubin yang diekskresikan ke kandung empedu berada dalam bentuk terkonjugasi.

This proton motive force then drives ATP synthesis. Sejumlah urobilinogen diabsorbsi kembali dari usus ke perdarahan portal dan dibawa keginjal kemudian dioksidasi menjadi urobilin yang memberi warna kuning pada urine.

Senyawa ini ditemukan pada sel hidup hewan dan tumbuhan, dengan berbagai macam fungsi biologis. Selama metabolisme obat-obat tersebut berlangsung pemakaian heme oleh sitokrom P sangat meningkat sehingga mengurangi konsentrasi heme intrasel. Secara umum, porfiria diwariskan melalui autosom dominan dengan pengecualian porfiria eritropoetik congenital yang diwariskan secara resesif sebagian porfiria dapat didiagnosi sebelum kehamilan dengan menggunakan pelacak gen yang sesuai, seperti kebanyakan kelainan bawaan lain gejala dan tanda porfiria timbul akinat adanya defisiensi produk metabolic setelah blob enzimatik akibat penimbunan metabolic sebelum blog enzimatik.

Hal ini menyebabkan represi terhadap AmLev sintase menurun.METABOLISME HEME Heme sebagai metaloporfirin Heme adalah kompleks senyawa protoporfirin IX dengan logam besi yang merupakan gugus prostetik berbagai protein seperti hemoglobin, mioglobin, katalase, peroksidase, sitokrom c dan triptophan pirolase.

Kemampuan hemoglobin dan mioglobin mengikat oksigen tergantung pada gugus prostetik ini yang sekaligus memberi warna khas pada. metabolisme heme I. Heme sebagai metaloporfirin Heme adalah kompleks senyawa protoporfirin IX dengan logam besi yang merupakan gugus prostetik berbagai protein seperti hemoglobin, mioglobin, katalase, peroksidase, sitokrom c dan triptophan vsfmorocco.com: Rahmat Aditya.

METABOLISME HEME. Metabolisme Heme dilaksanakan di sel retikuloendotel pada hati, limpa & sumsum tulang; Katabolisme heme dilaksanakan oleh enzim komplek yang disebut Oksigenase heme. Hemoglobin terdiri dari heme (porfirin yang mengikat zat besi) dan ferroporfirin rantai polipeptida globin (alfa,beta,gama, dan delta.

Metabolisme Porfirin dan Pigmen Empedu PORFIRIN Porfirin adalah suatu senyawa organik yang mengandung empat cincin pirol, suatu cincin segi lima yang terdiri dari empat atom karbon dengan atom nitrogen pada satu sudut.

APA ITU HEME. Heme adalah senyawa besi forfirin yang terdapat dalam Hemoglobin → eritrosit; Eritrosit → hari → mati → dikatabolisme dihatiAuthor: Sevi Ulfa Sari.

Metabolisme heme
Rated 4/5 based on 56 review